6 Posisi Bercinta Saat Hamil Muda yang Aman dan Nyaman

Posisi Bercinta Saat hamil - Anda mungkin merasa bahwa kebutuhan dan keinginan seksual berubah seiring perubahan pada tubuh anda. Posisi bercinta yang dulu membuat anda nyaman dan menyenangkan, namun saat hamil bisa jadi sangat tidak nyaman lagi atau bahkan menyakitkan.

Hal ini penting untuk mengetahui posisi bercinta saat hamil yang nyaman dalam bercinta sehingga menjaga keharmonisan dan kenyamanan meskipun di awal trimester pertama usia kehamilan. Melakukan hubungan seks selama hamil seringkali dianggap sebagai sesuatu hal yang tabu. Ibu hamil jarang dikaitkan dengan masalah kehidupan seksual, padahal hubungan seks selama hamil juga penting.

Baca: Posisi Bercinta Agar Cepat Hamil



Apakah bercinta saat hamil aman?

Melakukan kegiatan seksual ketika hamil adalah aman!. Banyak pasangan yang enggan untuk melakukannya saat hamil karena takut nantinya akan menyakiti bayi mereka. Selama anda memiliki kehamilan normal dan bebas dari komplikasi, maka melakukan hubungan seksual tidak akan membahayakan si kecil.

Air ketuban menjaga bayi anda dari setiap guncangan yang terjadi saat berhubungan. Selain itu juga cairan mukus membantu melindunginya dari infeksi. Selama ini para dokter pun tidak melarang berhubungan saat hamil.

Waktu yang dilarang untuk berhubungan

Ada saat dimana anda harus berhenti untuk melakukan hubungan selama hamil. Bila dilakukan akan membahayakan anda dan bayi. Hubungan seksual jangan dilakukan bila anda mengalami komplikasi kehamilan yang meliputi:

Posisi bercinta yang aman saat hamil


Dulu sebelum hamil posisi misionaris sangat nyaman untuk anda. Namun ketika hamil posisi misionaris sudah sangat tidak mungkin untuk dilakukan, apalagi bila usia kehamilan sudah 8 bulan sampai 9 bulan. Perut yang semakin membesar menyulitkan dan tentunya berbahaya untuk bayi anda.

Berikut adalah beberapa posisi bercinta yang aman saat hamil yang memberikan rasa nyaman untuk ibu yang hamil muda maupun dimasa akhir kehamilan:

1. Woman on Top ( Wanita di atas).
Posisi ini mengharuskan anda untuk berada diatas tubuh pasangan anda dan mengangkanginya, sementara ia berbaring di tempat tidur. Ini adalah posisi yang bagus karena selain untuk mengurangi tekanan pada perut juga memungkinkan anda untuk mengontrol kedalaman dan frekuensi penetrasi.

2. Posisi variasi misionaris.
Posisi ini seperti posisi misionaris hanya saja tanpa adanya tekanan ke perut atau rahim. Anda berbaring telentang dan mengangkat lutut ke arah dada. Kemudian pasangan anda berlutut di antara kaki anda dan melakukan penetrasi. Dapat juga dengan meletakkan kaki anda di dadanya untuk membantu mengurangi ketegangan pada kaki.Tempatkan bantal di bawah perut untuk menambah kenyamanan.

Posisi tersebut tidak dianjurkan setelah trimester ketiga - Anda harus menghindari berbaring telentang untuk waktu yang lama. Dikarenakan dapat menyumbat pembuluh darah yang menuju ke rahim dan kaki anda.

3. Posisi menyamping.
Posisi aman berhubungan saat hamil muda dilakukan dengan cara tidur menyamping dan berhadapan satu sama lain. Membantu mengurangi beban perut dan posisi ini sangat bagus karena saling berhadapan satu sama lain.

4. Posisi sendok.
Posisi sendok adalah salah satu posisi berhubungan yang paling populer digunakan selama tahap akhir kehamilan. Dilakukan dengan cara berbaring menyamping tetapi anda membelakangi pasangan anda. Posisi ini membuat pasangan anda melakukan penetrasi dari belakang.

Posisi ini sangat nyaman untuk ibu hamil karena dapat mengurangi beban perut dan penetrasi yang dilakukan juga tidak terlalu dalam. Penetrasi yang dalam terkadang kurang nyaman pada masa mendekati persalinan.

5. Posisi duduk.
Orang sering lupa bahwa hubungan seksual juga dapat dilakukan dalam posisi duduk. Dilakukan dengan cara pasangan anda untuk duduk di kursi yang kokoh dan kemudian anda mengangkanginya. Posisi ini memungkinkan anda mendapatkan pengalaman yang sangat intim.

6. Penetrasi dari belakang.
Biasa dikenal sebagai posisi "doggy style," posisi ini merupakan favorit banyak wanita hamil. Posisi ini memungkinkan untuk melakukan penetrasi lebih dalam dan juga memberikan keleluasaan bagi perut dan payudara.

Bisa dilakukan dengan cara merangkak atau dengan menggunakan bantal untuk menopang perut dan dada. Pasangan anda kemudian berdiri atau berlutut di belakang, dan melakukan penetrasi dari belakang. Karena penetrasi lebih dalam terlibat, pastikan untuk memberitahu pasangan anda apabila terasa menyakitkan.

Posisi bercinta saat hamil di atas bisa anda lakukan, bila terasa kurang nyaman atau sakit pada perut segeralah untuk berganti posisi. Selalu berkomunikasi dengan pasangan ketika hendak melakukan hubungan untuk menjaga kenyamanan. Jangan lupa bantu share bila artikel ini bermanfaat.





Tags: posisi bercinta saat hamil muda, video posisi berhubungan saat hamil, posisi berhubungan saat hamil 9 bulan, posisi bercinta saat hamil 8 bulan, posisi bercinta saat hamil 5 bulan, cara berhubungan intim saat hamil 7 bulan, berhubungan intim saat hamil menurut islam, bolehkah ibu hamil berhubungan intim setiap hari